You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Rembul
Logo Desa Rembul
Rembul

Kec. Bojong, Kab. Tegal, Provinsi Jawa Tengah

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Rembul Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal Provinsi Jawa Tengah Indonesia #SelamatDatang Pastikan Anda telah membayar PBB sebagai kewajiban dan ketaatan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia Ayo Bayar PBB

Sejarah Desa

admin 07 Mei 2025 Dibaca 946 Kali
Sejarah Desa

Sejarah DesaSejarah Desa

Menurut cerita tutur dari tetua masyarakat, sejarah Desa Rembul telah berlangsung setidaknya sejak zaman sebelum perang kemerdekaan (1930-1939). Sebelum masa kemerdekaan, benama dari dulu adalah Desa Rembul  terdiri dan  mempunyai tujuh pedukuhan yang bernama Rembul kerajan seiring dengan perkembangan Agama Islam, sebagai pusat pemerintahanya berda di dukuh kerajan .Desa Rembul  merupakan penggabungan dari 6 padukuhan yang pertama Rembul kerajan ,dukuh –dukuh lain  merupakan salah satu bagian dari desa Rembul  yang kedua  adalah dukuh Gergintung, yang ketiga  adalah Dukuh karanganyar yang ke empat adalah Dukuh Pekandangan  yang ke lima adalah Depok yang ke enam Dukuh Sinusa yang ke tujuh  adalah Dukuh maribaya Dengan semakin pesat nya Agama maka bergabunglah semua pedukuhan tersebut ke Desa Rembul . setelah penggabungan tersebut maka pemerintah Desa mengadakan musyawarah yang di hadiri oleh tokoh masyarakat,ulama serta di hadiri dari pemerintah kecamatan dan kabupaten. merupakan salah satu dukuh dari Desa Tetegal. Desa Tetegal merupakan daerah perdesaan yang dilimpahi berkat tanah pertanian yang subur, tumbuhan yang menghijau, di atas tanah yang datar di tumbuhi pepohonan dan semak yang masih lebat. Tak heran Desa menjadi tempat persembunyian dan markas pejuang-pejuang Republik, terutama Peleton 2 Kompi A Batalyon Garuda. Peleton 2 berkekuatan 30 orang Pasukan siliwangi dipimpin. Selama perang kemerdekaan, warga Dukuh Rembul kerajan banyak membantu pejuang.

Setelah perang kemerdekaan berakhir, atas dukungan Camat Waktu dulu, juga Kepala Desa yang dulu, dan tokoh masyarak seperti K.H. Ahmad Hasyim As’ary,  merupakan tokoh Ulama yang memiliki kharismatik desa tersendiri, mengadakan rapat-rapat melibatkan masyarakat kemudian digelar. Tidak lupa pula inspeksi dari Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten untuk memastikan kesiapan masyarakat dukuh Kerajan. Setelah persiapan matang dilakukan, terbentuklah Desa Rembul  sebagai desa otonom di wilayah Kecamatan Bojong.
   Desa Rembul, lama–kelamaan menjadi desa yang berkembang ramai. Apalagi dengan adanya pendatang yang ingin menetap dan tinggal di desa. Desa Rembul pantas menjadi Desa berkembang karena memiliki potensi alam yang baik dan obyek wisata pemandian air panas  alami dibawah lereng kaki Gunung slamet tepatnya di dukuh pekandangan dan kehidupan warga skitar OW. Air panas, kesejahteraan rakyat makin meningkat, dapat dilihat dari rumah-rumah warga yang dibuat dari beton dan telah memenuhi setándar kesehatan dan keindahan.
Dalam perkembangannya, Desa Rembul tak selalu menjadi Desa yang makmur. Adakalanya ujian menghampiri masyarakat, sehingga menimbulkan musibah baik harta benda Dari cerita tutur tetua masyarakat, tahun 1964 terjadi banjir bandang sungai Kali Gung yang dampaknya terasa di Desa Rembul . Akibat banjir tersebut masyarakat desa mengalami paceklik karena gagal panen. Tidak kurang 12 orang meninggal dunia karena penyakit muntaber. Puluhan orang lainnya kehilangan tempat tinggal.
   Selain menghadapi sejumlah musibah, Desa Rembul juga berprestasi hingga ke tingkat provinsi. Tahun 1982, pada masa kepemimpinan Kepala Desa Bapak Suripno , Desa Rembul  berturut-turut menjuarai Lomba Desa tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi. Di Provinsi Jawa Tengah, Desa Rembul mampu merebut juara kedua. Prestasi ini tentu berhasil diperoleh berkat dukungan dan partisipasi masyarakat Desa Rembul untuk kemajuan Desanya 
Selain prestasi pemerintah dan masyarakat desa, pemuda-pemudi Desa Rembul juga tak ketinggalan berpartisipasi memajukan desanya. Tercatat Tim Bulu tangkis Pemuda Desa Rembul langganan juara turnamen kabupaten. Sedang pemudi Desa Rembul  menorehkan prestasi di bidang olahraga Bola Voli. Tim Pemudi Desa Rembul  pernah menjadi Juara Harapan III Lomba Bola Voli tingkat Eks Karesidenan.
Tidak berhenti sampai disitu saja, kemajuan demi kemajuan yang ada di Desa Rembul semakin meningkat dengan adanya geprakan-geprakan dari setiap kepala desa, mulai dari kepemimpinan mulai era tahun 1989 sampai dengan tahun 2012 seperti Bapak Imamudin, Bapak Buntawan, Bapak Yugo Setyo Edi, Bapak Pupuh Rusliana, Bapak Sonhadji, Bapak Nurkholis, juga banyak peninggalan pembangunan baik sarpras, maupun non-sarpras yang bersikap umum, seperti pembuatan lapangan sepak bola, pos kampling, gedung pendidikan (secara umum ), Polindes, pertanian, perdagangan, pembangunan jalan aspal, rabat beton, makadam, pengadaan air bersih, mulai dari unsur bersekala besar maupun unsur pembangunan yang bersekala kecil ( gang desa, dll.).
Selanjutnya, Kepala Desa Rembul adalah Bapak Ir. H.MK. Ibnu Efendi (Kepala Desa ke-13 ). Proses pembangunan dan kemajuan desa pun semakin terlihat dengan adanya beberapa bukti yang sudah dilaksanakan di desa diantaranya adalah Ruang Kepala Desa baru, Penjaringan dan Pengisian Perangkat Desa yang lebih berkompeten setiap bidangnya, pembangunan gerbang desa, pengaspalan jalan (krajan, dk. Gergintung, dk. Maribaya, dk. Karanganyar), kemudian gedung MDA/W  dk. Gergintung, dk. Depok, rabat beton gang krajan, talud di dk. Karanganyar, rumah tidak layak huni, dll. Hingga akhir masa jabatan Bpk. Ir.H.MK. Ibnu Efendi Pembangunan Infrastruktur seperti Jalan Gang Pemukiman, jalan desa, Jembatan penghubung antar pedukuhan, gorong-gorong, Talud di tiap Pedukuhan sudah terbangun hingga 80 %. Berdirinya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sinar Rembulan yang memiliki berbagai Unit Usaha. Prestasi yang di capai yaitu diantaranya Juara Terbaik 1 katergori Keamanan Lingkungan Dalam Rangka BBGRM XIII tahun 2016, Juara 1 Penilaian Poskamling Tingkat Polres tegal tahun 2016, Juara 2 Lomba Siskamling Tingkat Polres Tegal Tahun 2017, Juara II Lomba gotong royong dalam rangla BBGRM XV Tahun 2018, Juaran II Lomba Siskamling Tingkat Polda Jawa Tengah Tahun 2019. Dari beberapa hal diatas dijangkau dalam kurun waktu 2013 s/d 2019. Semoga kita tidak melupakan sejarah, tanpa sejarah kita tidak akan tahu kemajuan Pembangunan Desa Rembul Tercinta.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 619.442.172,00 Rp 2.178.603.900,00
28.43%
Belanja
Rp 360.739.861,00 Rp 2.364.299.673,00
15.26%
Pembiayaan
Rp 113.695.773,00 Rp 93.695.773,00
121.35%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 15.000.000,00
0%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 120.000.000,00
0%
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp 0,00 Rp 462.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 223.970.063,00 Rp 711.660.900,00
31.47%
Alokasi Dana Desa
Rp 171.275.284,00 Rp 496.487.000,00
34.5%
Bunga Bank
Rp 123.225,00 Rp 0,00
100%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 258.539.861,00 Rp 1.055.496.990,00
24.49%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 84.200.000,00 Rp 935.243.740,00
9%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 0,00 Rp 250.386.443,00
0%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 7.320.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 18.000.000,00 Rp 115.852.500,00
15.54%